Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif berbasis teknologi, yakni TESA (Teks ke Suara), yang dirancang secara khusus untuk meningkatkan kemampuan membaca struktur family tree dalam Bahasa Inggris pada siswa slow learners atau siswa dengan kebutuhan belajar khusus. Media ini memanfaatkan teknologi konversi teks ke suara untuk membantu pemahaman informasi visual dan verbal secara simultan. Proses pengembangan mengacu pada model ADDIE yang terdiri atas lima tahap sistematis: Analysis (analisis kebutuhan dan karakteristik siswa), Design (perancangan media dan konten pembelajaran), Development (pengembangan produk TESA), Implementation (penerapan di kelas), serta Evaluation (penilaian efektivitas dan kualitas media). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media TESA memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi baik dari segi isi materi, visualisasi, maupun tampilan antarmuka. Dari aspek kepraktisan, guru dan siswa memberikan penilaian sangat positif, menunjukkan bahwa media ini mudah digunakan, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan belajar siswa. Pengujian efektivitas menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil tes membaca siswa setelah menggunakan media TESA, yang mengindikasikan bahwa media ini mampu memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa terhadap pengucapan atau pelafalan terkait family tree dalam Bahasa Inggris. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media TESA merupakan solusi pembelajaran yang efektif, layak digunakan, dan memiliki potensi sebagai media pembelajaran yang inklusif, adaptif, serta mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris bagi siswa dengan hambatan belajar (slow learners).
Copyrights © 2025