Krisis lingkungan global akibat perubahan iklim telah menjadi tantangan multidimensi yang tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga sosial dan spiritual. Artikel ini menganalisis kontribusi ecotheology sebagai bentuk teologi publik Kristen dalam merespons tantangan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi dasar-dasar teologis ecotheology, peranannya dalam ruang publik, serta hambatan implementasinya dalam konteks masyarakat plural. Hasil kajian menunjukkan bahwa ecotheology menekankan nilai intrinsik ciptaan, keadilan ekologis, dan spiritualitas ekologis sebagai ekspresi iman yang mengarah pada tanggung jawab kolektif terhadap keberlanjutan bumi. Sebagai teologi publik, ecotheology mendorong gereja untuk terlibat dalam pendidikan, advokasi kebijakan, dan transformasi praksis sosial demi masa depan ciptaan yang adil dan lestari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teologi ekologi ke dalam misi gereja bukan hanya sebuah pilihan reflektif, melainkan bagian dari kesaksian iman Kristen di tengah krisis zaman.
Copyrights © 2025