Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial bersyarat yang keberhasilannya sangat bergantung pada kinerja pendamping sosial sebagai ujung tombak implementasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja pendamping sosial PKH di Kabupaten Majalengka yang memiliki 196 pendamping sosial tersebar di 26 kecamatan. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif menggunakan sampel 67 pendamping sosial yang dipilih melalui teknik probability sampling dengan rumus Slovin. Instrumen berupa kuesioner 22 item berdasarkan teori kinerja Mangkunegara yang telah diuji validitas (r hitung > 0,317) dan reliabilitas (Cronbach Alpha = 0,963). Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan perhitungan persentase skor. Kinerja pendamping sosial PKH menunjukkan kategori sangat baik dengan skor rata-rata 89,32%. Dari 22 indikator, 21 indikator (95,45%) berada dalam kategori sangat baik dan 1 indikator (4,55%) dalam kategori baik. Indikator tertinggi adalah sosialisasi kebijakan PKH kepada KPM (95,52%), sedangkan terendah adalah pelaksanaan tugas lainnya (81,49%). Tingginya kinerja pendamping sosial mengindikasikan efektivitas sistem manajemen SDM PKH di Kabupaten Majalengka, yang dapat menjadi model bagi daerah lain. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan instrumen pengukuran kinerja dan memperkuat literatur evaluasi program sosial dengan implikasi untuk kebijakan pengembangan kapasitas SDM PKH berkelanjutan.
Copyrights © 2025