Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi, kompetensi, dan obyektivitas terhadap kualitas audit, serta peran kecerdasan spiritual sebagai variabel moderasi pada auditor di BPKP Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria auditor yang telah bekerja minimal satu tahun di BPKP Provinsi Kalimantan Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, dan analisis data menggunakan WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi auditor berpengaruh signifikan namun negatif terhadap kualitas audit, sedangkan kompetensi tidak berpengaruh signifikan. Obyektivitas auditor terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit. Kecerdasan spiritual memoderasi secara negatif hubungan antara motivasi dan kualitas audit, tidak memoderasi hubungan antara kompetensi dan kualitas audit, namun secara signifikan memoderasi hubungan antara obyektivitas dan kualitas audit secara positif. Temuan ini menekankan pentingnya pengembangan auditor yang holistik, tidak hanya pada aspek teknis dan profesionalisme, tetapi juga pada nilai-nilai spiritual dan etika untuk menghasilkan audit yang berkualitas dan dapat dipercaya.
Copyrights © 2025