Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membawa inovasi signifikan dalam pengelolaan lingkungan, salah satunya melalui sistem pemantauan tempat sampah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan tempat sampah cerdas berbasis mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang mampu mendeteksi volume sampah dan mengirimkan notifikasi secara otomatis melalui aplikasi Telegram. Sistem ini dirancang untuk mengatasi permasalahan keterlambatan pengangkutan sampah di kawasan padat penduduk, seperti di kompleks Madu Raja RT 04, Kelurahan Wosi. Metode penelitian menggunakan pendekatan SDLC (Software Development Life Cycle) model Waterfall, mulai dari perancangan sistem, pengembangan perangkat keras dan lunak, hingga pengujian fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor ultrasonik HC-SR04 dapat mendeteksi ketinggian sampah hingga 5 CM, dan sistem mampu mengirimkan notifikasi saat tempat sampah penuh. Selain itu, motor servo digunakan untuk mengatur tutup otomatis, serta LCD berfungsi menampilkan status tempat sampah. Kesimpulannya, sistem ini dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah dan mempermudah petugas dalam menjaga kondisi tempat sampah secara efektif. Dengan sistem ini, diharapkan pengelolaan sampah menjadi lebih efisien dan mendukung kebersihan lingkungan.
Copyrights © 2025