Dengue Haemorhagic Fever (DHF) adalah penyakit endemik di Indonesia yang sering menyerang anak-anak dan berisiko menyebabkan hipovolemia akibat kebocoran plasma. Manajemen cairan yang tepat menjadi kunci dalam mencegah komplikasi serius. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada seorang anak dengan DHF dan tanda-tanda hipovolemia yang dirawat di Ruang Anak RSD Kalisat. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa pasien mengalami demam tinggi (40°C), mukosa bibir kering, turgor kulit menurun, hematokrit meningkat (54,2%), trombosit menurun (53.000/mm³) dan balance cairan negatif (-345 cc). Intervensi keperawatan berupa pemantauan tanda vital, pemberian cairan intravena dan edukasi peningkatan asupan oral menunjukkan perbaikan klinis pada hari ketiga. Manajemen hipovolemia melalui pemantauan ketat dan pemberian cairan sesuai protokol efektif dalam menstabilkan kondisi anak dengan DHF. Peran perawat sangat penting dalam deteksi dini dan intervensi tepat waktu.
Copyrights © 2025