Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi pemasaran terhadap minat beli dalam meningkatkan pembelian berulang. Dalam penelitian ini terdapat dua variable: Komunikasi Pemasaran (X) dan Minat beli (Y). Dalam era digital, media sosial menjadi salah satu strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau konsumen secara luas dan personal. Penggunaan sosial media Instagram kini semakin meningkat, membuat hampir banyak perusahaan menggunakan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran untuk mengiklankan produk dan jasanya. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah populasi terbatas yaitu semua orang yang mengikuti media sosial Instagram PulchraNails, dengan sampel sebanyak 68 responden yang dipilih dengan menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan metode kuisioner yang disebarkan kepada pelanggan salon kuku PulchraNails_. Untuk menganalisis data ini menggunakan uji statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, koefisien determinasi dan uji t. hasil uji t menunjukan bahwa promosi di media sosial berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian jasa pada salon kuku PulchraNails_, dapat dilihat dari nilai t hitung lebih besar daripada t tabel. Koefisien determinasi sebesar 35,1% yang berarti variable promosi memiliki kontribusi yang cukup dalam menjelaskan minat beli konsumen. Sisanya 64.9% dijelaskan oleh variabel lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah promosi di media sosial berpengaruh terhadap minat beli konsumen pada salon kuku PulchraNails_.
Copyrights © 2025