Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis positioning dari lima merek mobil listrik di Indonesia, yaitu Hyundai Ioniq, Wuling Air EV, Nissan EV, DFSK Mini EV, dan Toyota BZ4X. Topik ini menjadi penting karena pertumbuhan pasar kendaraan listrik terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 150 responden yang memiliki pengetahuan tentang mobil listrik. Data dianalisis menggunakan metode diskriminan untuk menentukan atribut yang paling memengaruhi persepsi konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut desain dan performa merupakan faktor dominan yang membentuk persepsi konsumen terhadap positioning merek. Hyundai Ioniq ditemukan sebagai market leader karena unggul dalam dua dimensi tersebut. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi strategi pemasaran produsen mobil listrik dalam menyesuaikan atribut produk sesuai dengan preferensi konsumen.
Copyrights © 2025