Penelitian ini mengeksplorasi interaksi antara nilai tradisional dalam seni cetak grafis dan inovasi teknologi melalui teknik photolithography. Berangkat dari perubahan paradigma seni akibat kemajuan digital, studi ini menyoroti bagaimana teknologi dapat berpadu dengan esensi otentik teknik cetak tradisional. Menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus dan analisis wacana visual, data dikumpulkan melalui literatur, observasi proses produksi, dan wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa photolithography bukan sekadar jalan pintas teknis, melainkan medium potensial untuk menyatukan tradisi dan efisiensi teknologi. Penelitian ini menekankan pentingnya dialog konstruktif antara keduanya guna menciptakan karya seni grafis yang autentik, bermakna, dan relevan di era modern.
Copyrights © 2025