Dari perspektif ekonomi Islam, Studi ini bertujuan untuk meneliti efek jangka panjang dari bunga suku dan rupiah tukar terhadap cadangan devisa Indonesia 2014 hingga 2023. Studi Ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif yang memanfaatkan data siklus waktu dari Pusat Statistik Indonesi.. Perangkat lunak EViews 10 digunakan untuk mendukung metode analisis regresi linier berganda. Sepuluh tahun data (2014–2023) yang menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh membentuk populasi penelitian. Sementara Cadangan devisa jelas menunjukkan efek menguntungkan dari rupiah tukar (koefisien 0.182938 dan t-statistik 4.61), Suku bunga memberikan pengaruh negatif yang cukup besar (koefisien -5789.562 dan t-statistik -4.25), menurut hasil penelitian. Dengan F-statistik sebesar 21,10 dan R-squared sebesar 0,857734 (85,77%), pada suku bunga dan nilai tukar dengan satuan rupiah memberikan pengaruh besar pada cadangan devisa secara bersamaan. Pengelolaan cadangan devisa harus didasarkan pada prinsip ekonomi Islam tentang kehati-hatian (ihtiyath) dan untuk kepentingan ummah, bukan sekadar untuk akumulasi kekayaan negara. Manajemen harus menghindari instrumen berbasis riba dan memprioritaskan keadilan distributif serta stabilitas ekonomi jangka panjang sebagai bentuk akuntabilitas kepada Allah SWT.
Copyrights © 2025