Perkembangan teknologi menuntut desain perangkat lunak yang lebih terstruktur, namun penerapan Desain Berorientasi Objek (OOD) menghadapi tantangan kompleksitas yang memengaruhi kualitas dan efisiensi, terutama pada proyek skala kecil dengan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini mengusulkan model evaluasi kuantitatif untuk desain OOD dengan mengkaji hubungan antara kompleksitas, kualitas, dan efisiensi menggunakan metrik Chidamber & Kemerer (CK): Weighted Methods per Class (WMC), Depth of Inheritance Tree (DIT), Number of Children (NOC), dan Coupling Between Objects (CBO). Empat aplikasi Java skala kecil dianalisis secara manual. Hasil menunjukkan bahwa desain berkualitas tinggi dapat mengkompensasi kompleksitas tinggi dan meningkatkan efisiensi, sementara kualitas rendah menurunkan efisiensi meskipun kompleksitasnya sedang. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menawarkan model evaluasi yang dapat digunakan sebagai panduan dalam pengelolaan desain perangkat lunak di tahap awal, khususnya dalam pengembangan sistem skala kecil
Copyrights © 2025