Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh integritas (X1) dan independensi (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) melalui profesionalisme kerja (Z). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitis kuantitatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, dimana sampel respondennya sebanyak 85 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji asumsi BLUE, uji hipotesis dan analisis jalur (path analysis). Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan, sebagai berikut: Pertama, variabel integritas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profesionalisme kerja. Kedua, variabel independensi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profesionalisme kerja. Ketiga, variabel integritas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Keempat, variabel independensi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Kelima, variabel profesionalisme kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Keenam, pengaruh integritas terhadap kinerja pegawai melalui profesionalisme kerja menunjukkan bahwa variabel integritas tidak dapat melalui variabel mediasi yaitu profesionalisme kerja dalam mempengaruhi kinerja pegawai, karena nilai pengaruh tidak langsung integritas terhadap kinerja pegawai melalui profesionalisme kerja lebih kecil dibandingkan nilai pengaruh langsung (0,080 0,711). Ketujuh, pengaruh independensi terhadap kinerja pegawai melalui profesionalisme kerja menunjukkan bahwa variabel indenpendensi dapat melalui variabel mediasi yaitu profesionalisme kerja dalam mempengaruhi Kinerja Pegawai, karena nilai koefisien secara langsung indenpendensi terhadap Kinerja Pegawai lebih kecil dibandingkan nilai pengaruh tidak langsung melalui profesionalisme kerja (0,465 0,130).
Copyrights © 2023