Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh budaya organisasi (X) terhadap kinerja pegawai (Y) melalui kepuasan kerja (Z) pada Biro Umum Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitis kuantitatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, dimana sampel respondennya sebanyak 62 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji asumsi BLUE, uji hipotesis dan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian bahwa : Pertama, variabel budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja dimana diperoleh nilai thitung 10,067 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Kedua, variabel budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai dimana diperoleh nilai thitung 7,768 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Ketiga, variabel kepuasan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai dimana diperoleh nilai thitung 8,564 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Keempat, variabel budaya organisasi tidak dapat melalui variabel mediasi yaitu kepuasan kerja dalam mempengaruhi kinerja pegawai, karena nilai pengaruh tidak langsung budaya organisasi terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja lebih kecil dibandingkan nilai pengaruh langsung (0,384 0,424).
Copyrights © 2025