Tumbuhan merupakan organisme multiseluler yang berperan penting dalam kehidupan. Tumbuhan obat adalah tumbuhan yang mengandung senyawa yang bermanfaat mencegah atau dapat mengobati suatu penyakit. Salah satu tanaman obat yang tumbuh dan diketahui secara empiris memiliki khasiat dalam menyembuhkan berbagai penyakit adalah sirih (Piper betle L.), Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi kimia pada ekstrak buah sirih dan mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak buah sirih. Tahapan penelitian ini adalah: preparasi sampel, ekstraksi maserasi, analisis Gas Cromatography And Mass Spectroscopy (GC-MS) dan uji aktivitas antioksidan. Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan pelarut etanol dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (2,2- difenil-1 pikrilhidrazil). Hasil penelitian analisis GC-MS ekstrak eatanol buah sirih (Piper betle L.) terdapat 8 puncak area yang paling tertinggi dari senyawa lainnya yaitu senyawa Hydroxychavicol dengan waktu retensi 5.332 menit yang memiliki luas area tertinggi sebesar 78.05%. Tanaman buah sirih memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 105,6718057µg/mL menunjukkan ekstrak etanol tergolong dalam kategori antioksidan sedang. Untuk kontrol positif pada vitamin C nilai IC50 sebesar 5,555533169 µg/mL yang menunjukkan bahwa vitamin C merupakan antioksidan sangat kuat.
Copyrights © 2025