Periode pre operasi sering terjadi perubahan emosional seperti ansietas atau kecemasan. Ansietas terjadi karena beberapa hal contohnya rasa sakit yang akan dialami, bagaimana keadaan dan situasi di dalam ruangan operasi, bagaimana proses berjalannya operasi dan hasil dari tindakan operasi apakah akan berhasil atau sebaliknya. Peran perawat pada pre operasi dapat membantu mempersiapkan pasien untuk menghadapi tindakan pembedahan juga dapat mengurangi ansietas pasien. Menurunkan tingkat ansietas pada pasien pre operasi merupakan tugas dari perawat, salah satunya memberikan terapi musik. Penelitian ini bertujuan menganalisis seberapa jauh manfaat implementasi terapi musik sebagai upaya non farmakologi mengurangi ansietas pasien pre operasi. Desain studi kasus digunakan pada penelitian ini. Subjek penelitian dipilih dengan metode purposive sampling, yang berjumlah 2 subjek sesuai kriteria. Intervensi terapi musik dilakukan sehari sebelum tindakan operasi di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Setelah dilakukan intervensi terapi musik selama 1 hari terbukti dapat menurunkan ansietas pada pasien pre operasi. Hasil studi kasus ini disarankan dapat menjadi pedoman dalam pemberian asuhan keperawatan pasien pre operasi lebih khusus yang mengalami ansietas.
Copyrights © 2025