Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset menuai beragam sentimen publik, salah satunya melalui kolom komentar YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen publik terhadap RUU tersebut berdasarkan data komentar YouTube dengan menerapkan metode Naive Bayes yang dikombinasikan dengan teknik Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE). Data diklasifikasikan menjadi 2 jenis kelas, positif dan negatif. Pelabelan data dilakukan secara manual terhadap 595 data komentar. Data yang digunakan untuk pelatihan model dibagi menjadi 80% data latih dan 20% data uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan naive bayes dan SMOTE untuk analisis sentimen menghasilkan akurasi sebesar 74%. Sedangkan penggunaan naive bayes tanpa SMOTE menghasilkan akurasi sebesar akurasi sebesar 73%. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan Naive bayes yang dikombinasikan dengan SMOTE dapat meningkatkan hasil akurasi, precision, recall dan f1-score daripada penggunaan naive bayes tanpa penyeimbangan kelas data dengan SMOTE walau peningkatannya tidak terlalu signifikan. Kata kunci : Analisis Sentimen, Naive Bayes, RUU Perampasan Aset, SMOTE, Youtube.
Copyrights © 2025