Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Locus of Control terhadap Innovation Work Behavior dengan mempertimbangkan peran mediasi dari Attitude, Subjective Norm, dan Perceived Behavioral Control pada pegawai sektor pemerintahan di wilayah Surakarta, Sukoharjo, dan Karanganyar. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Locus of Control tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Innovation Work Behavior. Namun demikian, variabel ini terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Attitude, Subjective Norm, dan Perceived Behavioral Control. Lebih lanjut, Attitude dan Subjective Norm terbukti berperan sebagai mediator yang signifikan dalam menjembatani hubungan antara Locus of Control dan Innovation Work Behavior. Sementara itu, Perceived Behavioral Control tidak menunjukkan peran mediasi yang signifikan dalam hubungan tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembentukan sikap positif serta dukungan sosial di lingkungan kerja memainkan peran penting dalam mendorong munculnya perilaku kerja inovatif di sektor pemerintahan. Oleh karena itu, penguatan aspek psikologis dan sosial pegawai perlu menjadi perhatian dalam strategi peningkatan inovasi organisasi publik.
Copyrights © 2025