Penelitian memerlukan pengujian untuk memeriksa apakah pemecahan saham memiliki cukup konten untuk membuat pasar bereaksi terhadap suatu pengumuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan abnormal return, bid ask spread dan volume perdagangan sebelum dan sesudah pemecahan saham. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan melakukan pemecahan saham pada tahun 2019-2024. Teknik pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 42 perusahaan. Analisis data menggunakan SPSS versi 29. Hasil analisis uji peringkat bertanda Wilcoxon menunjukkan bahwa abnormal return, bid ask spread dan volume perdagangan sebelum dan sesudah pemecahan saham terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai signifikan sebesar 0,001, 0,000, dan 0,007. Perbedaan yang cukup besar tersebut menunjukkan bahwa terdapat reaksi diantara mereka. Namun hasil ini menunjukkan tren negatif
Copyrights © 2025