Perkembangan industri dan padatnya mobilisasi masyarakat secara tidak langsung berpengaruh terhadap tingginya permintaan sehingga jumlah limbah yang dihasilkan juga meningkat. Oli Bekas merupakan salah satu jenis cairan kental yang berasal dari hasil pemakaian mesin motor, mobil, atau alat penggerak lainnya. Ditinjau dari komposisi kandungannya, terdiri dari campuran hidrokarbon, bahan kimia aditif, beberapa sisa hasil pembakaran yang bersifat deposit, asam korosif, dan logam berat yang bersifat karsinogenik. Adapun dampak-dampak negatif oli bekas jika dibuang sembarangan adalah sebagai berikut: Mengganggu kesehatan masyarakat, Pencemaran air, Pencemaran tanah, Mudah terbakar, Pencemaran udara dan Gangguan pada ekosistem Studi juga menyebutkan bahwa minyak goreng yang dipakai berkali-kali dapat menghasilkan berbagai senyawa, termasuk polisiklik aromatik hidrokarbon yang bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker. Adapun cara efektif pengelolaannya pengumpulan terpisah, penyimpanan yang aman, pemanfaatan kembali atau daur ulang, pengolahan oil sludge dan menggandeng penyedia jasa pengolahan limbah B3. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang telah dilakukan oleh Tim Pelaksana pada Remaja Masjid Nurul Iman dengan tema “Sosialisasi Pelumas Bekas Terhadap Lingkungan Serta Penanggulannya Pada Remaja Masjid Nurul Iman Marpoyan Damai.” yang beralamat di Jln. Pahlawan Kerja, Kec. Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, tidak mengalami kesulitan atau hambatan dalam proses pelaksanan PKM tersebut.
Copyrights © 2025