Penelitian ini mengkaji pengaruh profitabilitas yang diukur dengan Return on Equity (ROE), leverage yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), dan suku bunga terhadap harga saham dengan pertumbuhan laba sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan harga saham di sektor infrastruktur selama 2022–2023 akibat fluktuasi suku bunga, kinerja keuangan, dan ketidakstabilan ekonomi global yang menciptakan ketidakpastian bagi investor serta memengaruhi stabilitas pasar modal dan daya tarik investasi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan sumber data sekunder berupa dari laporan keuangan tahunan pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta data suku bunga (BI-Rate) periode 2019–2023. Dari 67 data perusahaan, sebanyak 19 perusahaan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan path analysis dan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROE berpengaruh positif terhadap pertumbuhan laba, sedangkan DER dan suku bunga tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. ROE berpengaruh positif terhadap harga saham, sementara DER dan suku bunga berpengaruh negatif terhadap harga saham. Pertumbuhan laba tidak berpengaruh terhadap harga saham. Selain itu, pertumbuhan laba dapat memediasi hubungan antara ROE dan harga saham tetapi tidak dapat memediasi pengaruh DER dan suku bunga terhadap harga saham. Secara simultan, ROE, DER, suku bunga, dan pertumbuhan laba berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
Copyrights © 2025