Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Asset Ratio (DAR), Current Ratio (CR) terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang diperoleh dan digunakan dalam penelitian ini adalah 12 perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari website resmi setiap perusahaan dan website resmi Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang dipakai adalah EViews 12. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Debt to Asset Ratio (DAR) dan Current Ratio (CR) tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba. Besarnya koefisien determinasi adalah sebesar 0,4398 (43,98 %). Hal ini berarti bahwa 43,98 % variabel dependen yaitu pertumbuhan laba dapat dijelaskan oleh dua variabel independen, sedangkan sisanya sebesar 56,02 % dijelaskan oleh variabel lain diluar model.
Copyrights © 2025