Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan biaya yang dibutuhkan antara penggunaan material kayu dan baja ringan sebagai rangka atap yang digunakan pada rumah subsidi tipe 36 di wilayah Kabupaten Rejang Lebong. Objek yang akan diteliti adalah rumah tipe 36 di perumahan Sineba Estate dengan melakukan perencanaan ulang pada konstruksi rangka atap dengan menggunakan material kayu dan baja ringan untuk mengetahui material mana yang lebih ekonomis digunakan dalam pembangunan jangka panjang serta merninimalisir terjadinya kerugian bagi para developer. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain dengan metode studi literatur, dokumentasi, serta studi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan rangka atap kuda-kuda kayu adalah sebesar Rp.6.764,336 sedangkan untuk rangka atap baja ringan biaya yang dibutuhkan sebesar Rp.12.990.892. Selisih biaya kedua material tersebut adalah sebesar Rp. 6.226,556. Berdasarkan penelitian tersebut penulis menyimpulkan bahwa material yang lebih ekonornis digunakan pada konstruksi rangka atap adalah material baja ringan, meskipun merniliki biaya lebih mahal akan tetapi merniliki tingkat keawetan yang tinggi serta minim perawatan dibandingkan dengan material kayu yang memerlukan perawatan khusus agar dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama.
Copyrights © 2025