Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) menuntut dunia pendidikan untuk beradaptasi, termasuk peningkatan literasi AI di kalangan pendidik. Namun, di SMAN 1 Kintamani yang terletak di daerah pedesaan dengan keterbatasan akses teknologi, sebagian besar guru belum memiliki pemahaman yang memadai terkait AI dan penerapannya dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi AI dan keterampilan prompting bagi guru melalui metode pelatihan berbasis learning by doing. Program pelatihan meliputi pengenalan konsep AI, praktik teknik prompting menggunakan Gemini AI, serta pembuatan video pembelajaran dengan Invideo AI. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest yang terdiri dari lima soal untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dari 60% pada pretest menjadi 98% pada posttest. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan literasi AI dan keterampilan teknologi di kalangan guru. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa dengan metode yang tepat, pendidik di daerah dengan keterbatasan infrastruktur tetap mampu mengadopsi teknologi AI untuk mendukung transformasi pembelajaran. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis untuk mendorong penerapan teknologi AI secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan pedesaan.
Copyrights © 2025