Permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, adalah kurangnya pemahaman mengenai perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) secara tepat. Hal ini berdampak pada penetapan harga jual produk yang tidak kompetitif, sehingga menghambat daya saing mereka di pasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kemampuan UMKM dalam menghitung Harga pokok produksi secara sistematis sebagai dasar penetapan harga jual yang kompetitif. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dan simulasi studi kasus perhitungan HPP menggunakan pendekatan full costing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta hingga 85% berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test, serta adanya perubahan signifikan dalam pemahaman struktur biaya dan strategi penetapan harga jual produk. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa perhitungan HPP yang tepat merupakan komponen krusial dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM. Rekomendasi selanjutnya adalah perlunya digitalisasi sistem akuntansi untuk memperkuat praktik pelaporan keuangan UMKM secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025