Laboratorium merupakan tempat berlangsungnya berbagai aktivitas seperti praktikum mahasiswa, riset, observasi, serta pengujian ilmiah dari berbagai bidang ilmu. Dalam pelaksanaannya, kegiatan di laboratorium tidak lepas dari proses peminjaman alat dan bahan. Saat ini, proses peminjaman tersebut masih menggunakan formulir cetak yang harus diisi oleh mahasiswa atau dosen secara manual. Penggunaan formulir cetak memiliki beberapa kelemahan, seperti kebutuhan ruang penyimpanan, serta risiko kerusakan atau kehilangan dokumen. Seiring perkembangan teknologi, hadirnya Google Form menjadi alternatif sebagai platform formulir digital yang dapat dimanfaatkan untuk dokumentasi. Meski memiliki banyak kelebihan, Google Form juga memiliki kekurangan, seperti ketergantungan pada koneksi internet. Oleh karena itu, peneliti berupaya membandingkan efektivitas dan efisiensi antara penggunaan Google Form dan formulir konvensional dalam proses peminjaman alat laboratorium. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 40 responden, kemudian dilakukan serangkaian uji data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Google Form dinilai lebih unggul dibandingkan formulir konvensional dalam proses peminjaman alat dan bahan laboratorium.
Copyrights © 2025