Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengembangan objek wisata Pulau Kumayan di Kota Bengkulu terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam kerangka tata kelola yang baik(good governance). Menggunakan pendekatan kualitatif deskritif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dari Sembilan informan yang terdiri atas pengelola wisata, pengawas lapangan, petugas parkir, masyarakat sekitar dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wisata memberikan kontribusi ekonomi berupa peningkatan pendapatan dan peluang usaha sertaberdampak pada interaksi sosial yang lebih intens antara masyarakat sekitar dan wisatawan. Namun partisipasi masyarakat dalam pengelolaan masih terbatas dan cenderung bersifat musiman. Selain itu, ditemukan masalah lingkungan terkait pengelolaan sampah dan potensi kerusakan hutan bakau. Dari aspek tata kelola praktik transparansi dan akuntabilitas belum cukup optimal, terutama dalam penyajian data keuangan dan peran serta publik dalam pengawasan. Penelitian ini menggunakan teori dampak pariwisata (Mathieson & Wall, 1982) dan prinsip good governance (UNDP, 1997) sebagai dasar analisis. Disimpulkan bahwa keberlanjutan pengembangan Pulau Kumayan memerlukan tata kelola yang lebih transparan, paartisipatif dan akuntabel agar mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Copyrights © 2025