Penelitian ini mengkaji tentang power dari penggemar musik Korean Pop (K-pop) dalam menggerakkan isu hingga menjadi perhatian global dengan teori dimensi kekuasaan Lukes. Khususnya terhadap negara yang memiliki jaringan kuat terhadap K-pop. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa penggemar K-pop di Twitter menjadi gambaran bagaimana anak muda di masa depan tertarik sebuah isu dan suatu isu tersebut dapat mempengaruhi perubahan, maupun menunjukkan keberpihakan dalam merespon sebuah isu. Kondisi ini memberi gambaran penting terhadap peran suatu pemerintah untuk melihat respons masyarakat terhadap suatu kebijakan dan isu tertentu, seperti opini masyarakat yang pro atau kontra dalam meninjau hal tersebut. Penelitian ini akan terfokus dalam rentan waktu pandemi Covid-19 karena ini menjadi situasi penting, di mana semua aktivitas dibatasi dan berubah menjadi daring. Kata Kunci: Kekuatan K-pop, Politik, Fans, Pandemi, Hashtag isu
Copyrights © 2025