Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalampengaruh beban kerja dan work- life balance terhadap tingkatburnout yang dialami oleh karyawan generasi milenial di sektor perbankan. Metode penelitian yang digunakan adalahpendekatan kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioneryang disebarkan secara daring kepada 150 responden yang merupakan karyawan milenial aktif di bank komersial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja memilikipengaruh positif dan signifikan terhadap burnout, yang berartisemakin tinggi beban kerja, semakin tinggi pula tingkatburnout yang dirasakan karyawan. Sebaliknya, work-life balance memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadapburnout, yang menunjukkan bahwa semakin seimbangkehidupan kerja dan pribadi karyawan, maka tingkat burnout cenderung menurun. Penelitian ini diharapkan dapat menjadiacuan bagi pengembangan strategi manajemen sumber dayamanusia yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhanpsikologis karyawan.
Copyrights © 2025