Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta mengidentifikasi dan mengendalikan risiko kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Flat Type 60 di Pangkalan TNI Angkatan Laut Banyuwangi. Metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determination of Control) digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan merancang tindakan pengendalian. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan kuesioner terhadap 21 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko tertinggi terjadi pada pekerjaan struktur atas, seperti jatuh dari ketinggian, tertimpa material, dan penggunaan scaffolding tidak standar. Selain itu, ditemukan bahaya kebisingan ekstrem, alat berat tidak layak, dan kelalaian penggunaan APD. Analisis risiko mengungkapkan 85,85% risiko rendah, 7,07% sedang, dan 7,07% tinggi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pengawasan, pelatihan K3, dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan untuk mengurangi kecelakaan kerja. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi proyek konstruksi sejenis dalam menerapkan SMK3 secara efektif. Kata Kunci : Kecelakaan Kerja, HIRADC, K3, Proyek Konstruksi, SMK3
Copyrights © 2025