Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai level (tingkat) daun kaliandra kering pada pakan terhadap N-NH3 dan VFA kambing laktasi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Duapuluh ekor kambing laktasi dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, yaitu: R1(0% daun kaliandra kering), R2 (10% kaliandra kering), R3 (20% kaliandra kering), dan R4 (30% kaliandra kering), dan masing-masing perlakuan terdiri dari 5 ekor kambing PE laktasi sebagai ulangan. Produksi NH3 rumen diukur dengan teknik Micro-Diffuse Conway dan konsentrasi VFA total menggunakan Chromatography gas-cair. Kajian menunjukkan bahwa konsentrasi N-NH3 rumen pada penelitian ini adalah: R1 92.37 mg/L, R2 99.98 mg/L, R3 102.68 mg/L , dan R4 117.64 mg/L, sedangkan konsentrasi VFA total adalah: R1 158.67 mM, R2 166.67 mM, R3 174.00 mM , dan R4 177.00 mM. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa level kaliandra kering di dalam pakan berpengaruh tidak nyata terhadap konsentrasi NH3 dan VFA rumen kambing laktasi. Disimpulkan bahwa penggunaan daun kaliandra kering sampai taraf 30% di dalam pakan tidak berpengaruh jelek (negatf) terhadap konsentrasi NH3 dan VFA rumen kambing laktasi. (Animal Production 8(2): 137-142 (2006) Kata Kunci : Calliandra calothyrsus,VFA dan N-NH3 rumen
Copyrights © 2006