Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran indikator kinerja keuangan sebagai alat ukur keberlanjutan perusahaan syariah dan non-syariah di Indonesia selama periode 2020–2025. Dengan menggunakan pendekatan systematic literature review terhadap 46 artikel ilmiah terpilih serta analisis bibliometrik melalui VOSviewer, ditemukan bahwa rasio-rasio keuangan seperti ROA, ROE, NPM, DER, dan TATO merupakan indikator dominan dalam menilai efisiensi dan profitabilitas perusahaan. Integrasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), terutama pada dimensi lingkungan dan tata kelola, menunjukkan pengaruh positif terhadap kinerja keuangan jangka panjang. Selain itu, perusahaan syariah menunjukkan tren positif dalam integrasi nilai-nilai maqashid shariah dalam strategi keberlanjutan, meskipun masih tertinggal dari sisi profitabilitas dibanding perusahaan non-syariah. Hasil pemetaan kata kunci juga mengindikasikan arah baru riset pada topik ESG dan entitas syariah. Kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik yang menggabungkan indikator keuangan dan keberlanjutan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dan kebijakan korporasi yang bertanggung jawab.
Copyrights © 2025