Penelitian ini menganalisis penerapan aplikasi JKN Mobile pada peserta BPJS Kesehatan Cabang Soreang di FKTP Puskesmas Padamukti, menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM). Program JKN dan aplikasi JKN Mobile bertujuan memudahkan akses layanan kesehatan. Penelitian kualitatif dengan studi kasus ini melibatkan 10 informan peserta BPJS aktif melalui wawancara mendalam dan observasi di Puskesmas Padamukti. Data dianalisis untuk memahami persepsi dan pengalaman peserta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Persepsi Kegunaan (PU) sangat tinggi, dirasakan dari penghematan waktu dan kemudahan administrasi, terutama fitur antrean online. Persepsi Kemudahan Penggunaan (PEOU) cukup positif, namun kendala teknis dan sinyal masih terjadi. Sikap Terhadap Penggunaan (ATU) dan Niat Perilaku Berkelanjutan (BIU) cenderung positif, dengan mayoritas berencana terus menggunakan aplikasi karena kepraktisan dan kemudahan. Faktor kontekstual seperti karakteristik individu (usia dan literasi digital) dan dukungan Puskesmas yang baik dalam pelayanan antrean, meskipun sosialisasi masih kurang merata, turut memengaruhi
Copyrights © 2025