Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan ujung tombak sistem pelayanan kesehatan di Indonesia, yang berperan strategis dalam menyelenggarakan layanan kesehatan dasar secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Namun, efektivitas pelayanan dasar yang diberikan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi sistem manajemen kesehatan di Puskesmas melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya efektivitas pelayanan dasar di Puskesmas disebabkan oleh sejumlah faktor, antara lain: fragmentasi peran antar tenaga kerja, lemahnya kapasitas manajerial, sistem informasi yang belum optimal, dan koordinasi lintas sektor yang minim. Untuk menjawab permasalahan tersebut, beberapa strategi dapat diimplementasikan, seperti penerapan manajemen berbasis kinerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi sistem informasi, integrasi kolaboratif antar sektor, serta penerapan prinsip Total Quality Management (TQM). Optimalisasi ini tidak hanya bersifat teknis administratif, tetapi juga mencakup transformasi budaya kerja dan penguatan kelembagaan. Dengan pendekatan yang komprehensif dan berbasis data, sistem manajemen Puskesmas dapat ditingkatkan guna mendukung efektivitas pelayanan dasar dan pencapaian tujuan pembangunan kesehatan nasional secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025