Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Kurikulum Merdeka berbasis pendekatan Deep Learning di SDN 1 Sungai Besar, Banjarbaru. Dengan menggunakan metode studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi bersama guru dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Deep Learning telah diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran berbasis proyek, seperti mendongeng, drama, dan pembuatan film pendek melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan ini mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi siswa. Namun, penelitian juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti kesiapan guru yang bervariasi, keterbatasan sumber belajar, dan kebutuhan akan pengembangan profesional yang berkelanjutan. Temuan ini sejalan dengan teori pembelajaran konstruktivis dan menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi membutuhkan inovasi sekaligus dukungan institusional. Studi ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana pendekatan Deep Learning dapat diintegrasikan secara efektif dalam pendidikan dasar melalui Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2025