Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman
Vol 2, No 2 (2016): December

PENERAPAN LAYANAN INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN BUKU PANDUAN PENDIDIKAN SEKS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL MENYIMPANG DI KELAS VII B SMP KARTINI SURABAYA

Fitriyah Fitriyah (Program Studi Bimbingan dan Konseling, Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2016

Abstract

Pada masa remaja pemahaman terhadap perilaku seksual remaja yang menyimpang seharusnya mulai diberikan agar remaja tidak mencari informasi dari sumber-sumber keliru. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui adanya peningkatan pemahaman tentang perilaku seksual menyimpang melalui penerapan layanan informasi dengan menggunakan buku panduan pendidikan seks. Rancangan dalam penelitian ini adalah rancangan pre-eksperiment dengan model One Group Pre-Test and Post-Test Design dengan pemberian layanan informasi dengan menggunakan buku panduan pendidikan seks sebagai bentuk perlakuan. Analisis data menggunakan statistic parametric yaitu t-test. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Berdasarkan analisis data yang diperoleh menunjukkan ada perbedaan antara hasil pre-test dengan hasil post-test. Dan diperoleh nilai thitung sebesar 3, 666. Dengan taraf signifikan 5% dan db = 38 ttabel adalah 2,021. Dengan kata lain thitung = 3,666 lebih besar dari ttabel = 2,021 (3,666 > 2,021), dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang berbunyi “Penerapan layanan informasi dengan menggunakan buku panduan pendidikan seks dapat meningkatkan pemahaman terhadap perilaku seksual menyimpang di kelas VII B SMP Kartini Surabaya”, dapat diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan skor pemahaman terhadap perilaku seksual menyimpang antara sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi dengan menggunakan buku panduan pendidikan seks.________________________________________________________________ In adolescence understanding of adolescent sexual behavior that deviates should start given that adolescents do not seek information from sources that are not clearly erroneous. The purpose of this research was to test the application of information services using the sex education packet can further enhance the understanding of the sexual deviation behavior student. The study design in this study is the design of experiments with model pre One Group Pre-Test and Post-Test Design with the provision of information services using the sex education packet information as a form of treatment. Data analysis used parametric statistical t-test. Data collection methods are questionnaires. Based on the data obtained it is showed no differences between the pre-test and post-test results. Count value of 3,666. With a significant level 5% and db = 38 t table is 2,021. In other words count = 3,666 is greater than t table = 2,021 (3,666 > 2,021). Ho was rejected and Ha accepted. It concluded that the hypothesis which says “The application of information services using the sex education packet were further enhance the understanding of sexual deviation behavior student class VII B SMP Kartini in Surabaya”, is acceptable. That is, there were significant differences in the understanding of sexual behavior deviate between before and after were given information by using a package of sex education.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

BKA

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin. Jurnal ini terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerbitkan penelitian dan artikel ...