Sejak zaman Rasul Allah Muhammad s.a.w. kebudayaan Islam berkembang terus-menerus sejalan dengan perkembangan pikiran dan meluasnya kekusaan politik dan daerah penganut Islam. Terbentuk bermacam-macam struktur, ide, dan Lembaga-lembaga dalam lapangan ekonomi, lapangan social dan bermacam-macam lapangan kebudayaan yang lain. Kebudayaan yang baru berkembang dengan kebudayaan lain. Kebudayaan yang baru berkembang dengan berpokok kepada Qur’an dan contoh-contoh perbuatan dan pikiran Nabi Muhammad s.a.w dilanjutkan oleh Khalifah Rasidun dan Khalifah Raja-raja. Agama dan kebudayaan Islam yang berbahasa Arab itu meluas dari pantai Atlantik sampai ke atas kerajaan Cina. Dan dalam perkembangan agama dan kebudayaan Islam itu, dengan berani ahli-ahli pikir dan pemimpin Islam mengambil kekayaan dan unsur-unsur dari berbagai-bagai kebudayaan tua yang telah beribu-ribu tahun usianya seperti kebudayaan Parsi, kebudayaan Yunani dan Roma, kebudayaan India, malahan sampai-sampai kebudayaan Cina. Demikian pertama kali dapat kita katakana terjadilah penyatuaan unsur-unsur segala kebudayaan besar yang terkenal dewasa itu dalam suatu wadah yang dinamakan Islam, dijiwai oleh pikiran dan etik Qur’an dan memakai Bahasa Arab.
Copyrights © 1978