Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh kompetensi kepemimpinan terhadap efektivitas manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam konteks komunitas seni, dengan studi kasus pada Pulung Dance Studio di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara semi-struktur, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepemimpinan memainkan peran penting dalam pembentukan budaya kerja, peningkatan keterlibatan anggota, dan penciptaan ruang kreatif bagi seniman muda. Strategi pengembangan yang diterapkan meliputi pelatihan olah tubuh, pemberdayaan melalui tanggung jawab karya, serta pendekatan emosional melalui komunikasi dan ikatan sosial yang kuat. Meskipun proses rekrutmen belum menggunakan metode modern, pendekatan "srawung" dianggap relevan dalam konteks komunitas seni. Studi ini memberikan kontribusi terhadap teori manajemen SDM berbasis komunitas dan praktik pengelolaan komunitas seni kontemporer.
Copyrights © 2025