Artikel pengabdian ini mendeskripsikan diseminasi guru guna penyegaran kualitas santri pada Dayah Darussa’adah Cot Bada Peusangan Bireuen. Tujuan Penelitian ini sebagai edukasi dan informasi kepada pembaca bahwa sesunggahnya Dayah Darussa’adah Cot Bada Peusangan Bireuen selalu melakukan Up grede secara kualitas dan kuantitas dengan sekema bertahap dan berkelanjutan guna mewujudnya generasi yang unggul yang berkelas dunia. Metode pengabdian adalah metode lapangan (kualitiatif) yaitu penulis bersentuhan langsung kepada santri dan para guru dayah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan antropologi dan sosiologi, Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara tidak terstruktur kepada narasumber yang dianggap memilki kompetensi, setelah itu data diperoleh lalu data dianalisi secara ilmiah. Lokasi pengabdian yang penulis lakukan di Dayah Darussa’adah Cot Bada Peusangan Bireuen. Hasil kegiatan pengabdian menunjukan bahwa: Pertama, Dayah Darussa’adah Cot Bada Peusangan Bireuen melakukan identifikasi dini terkait dengan kualitas sumber daya manusia para gurunya, sarana prasana dayah, extrakulikler dayah lalu dijadikan acuan dasar untuk melakukan pembenahan dimasa berikutnya. Kedua, menetapkan peraturan yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama dan menentukan standar baku kualitas guru dayah. Ketiga, memastikan kesejahteraan para guru dayah tercukupi. Keempat. Penggunaan teknologi digital dalam setiap kegiatan belajar mengajar kepada santri serta pelayanan adminitrasi yang lincah dan cepat. Kelima, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala dan memastikan segala bentuk kesalahan dan kekurangan tidak terulang kembali di massa berikutnya. Kelima, membangun sinergisitas kepada wali santri sehingga terbina kekeluargaan di luar lingkungan dayah
Copyrights © 2025