Penelitian ini mengeksplorasi peran Zepeto sebagai media hiperealitas dengan fokus pada penggunaan identitas simulasi dalam platform virtual. Berdasarkan teori hiperealitas Jean Baudrillard, studi ini menganalisis bagaimana avatar dan interaksi virtual dalam Zepeto menciptakan pengalaman yang mengaburkan batas antara realitas dan simulasi. Dengan meneliti dinamika identitas dalam platform, penelitian ini mengukur sejauh mana Zepeto tidak hanya berfungsi sebagai platform hiburan, tetapi juga sebagai wadah bagi hiperealitas bagi penggunanya. Melalui pendekatan ini, penelitian ini berkontribusi pada diskusi tentang bagaimana teknologi digital membentuk kembali pemahaman kita tentang identitas, komunitas, dan realitas. Hasil penelitian diharapkan memberikan wawasan bagi akademisi di bidang budaya digital, sosiologi, dan filsafat, serta memperkaya kajian tentang dampak platform virtual terhadap konstruksi identitas di era digital serta menekankan pentingnya memahami transformasi realitas dalam konteks perkembangan teknologi yang semakin maju.Kata kunci: Hiperealitas, identitas simulasi, ZEPETO, Realitas Virtual, Jean Baudrillard.
Copyrights © 2025