Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh dari ukuran perusahaan, profitabilitas, jumlah dewan komisaris, serta kepemilikan asing terhadap tingkat pengungkapan laporan keberlanjutan pada perusahaan-perusahaan sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021 hingga 2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Dengan menggunakan metode purposive sampling, diperoleh sebanyak 65 sampel perusahaan. Pengungkapan keberlanjutan diukur melalui Sustainability Report Disclosure Index (SRDI) yang mengacu pada pedoman Global Reporting Initiative (GRI Standards). Analisis data dilakukan dengan metode regresi data panel menggunakan pendekatan Fixed Effect Model (FEM), setelah melalui pengujian pemilihan model menggunakan uji Chow dan uji Hausman. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara bersama-sama, keempat variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan. Namun, secara individual, hanya variabel ukuran perusahaan yang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, profitabilitas (ROA), dewan komisaris, dan kepemilikan asing tidak memberikan pengaruh yang signifikan.
Copyrights © 2025