Pasar rakyat mencerminkan interaksi sosial dan budaya dalam aktivitas ekonomi, dipengaruhi oleh modal sosial seperti norma dan kepercayaan. Adanya kepentingan dari beberapa pelaku di pasar dan kurangnya pengelolaan membuat pasar terlihat kumuh dan tidak terawat. Persaingan pasar rakyat dengan pasar modern dan marketplace menyebabkan daya saing pasar yang terus meningkat. Hingga saat ini, revitalisasi pasar rakyat demi meningkatkan daya saing terus dilakukan. Pasar rakyat Soreang sudah berhasil direvitalisasi dan dapat menjadi preseden bagi perencanaan revitalisasi di pasar lainnya. Terdapat banyak aktor yang berperan dalam program revitalisasi tersebut sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana peran aktor dalam pemetaan konstruksi sosial Actor-Network Theory (ANT) pada perlibatan setiap momen-momen translasi revitalisasi Pasar Soreang. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengambilan data berupa observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian berupa terciptanya suatu jaringan-aktor yang diakibatkan dari jalinan peran aktor manusia serta non manusia dalam proses revitalisasi dan mempengaruhi keberhasilan kegiatan perencanaan hingga pelaksanaan di pasar rakyat Soreang.
Copyrights © 2025