Industri pariwisata di Indonesia telah berkembang dengan pesat. Salah satu bentuk aktivitas wisata yang berkontribusi terhadap industri pariwisata nasional, yaitu wisata yang bergerak dalam kegiatan Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition. Industri pariwisata ini telah memberikan dampak positif, seperti meningkatnya pendapatan daerah melalui tingginya jumlah wisatawan yang datang untuk berbelanja ataupun menginap. Disamping itu, peningkatan jumlah wisatawan menimbulkan kemacetan dan tingginya kepadatan penduduk di Kota Bandung. Salah satu upaya dalam menanggapi permasalahan tersebut, yaitu melalui perencanaan dan perancangan kawasan mixed-use dengan fungsi mall dan hotel yang terintegrasi dengan fasilitas gedung konvensi. Perancangan mixed-use building berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, No. 354, Bojongloa Kidul, Bandung, Jawa Barat, 40235. Perancangan mixed-use building dapat dilakukan melalui pendekatan arsitektur modern dengan menerapkan karakteristik arsitektur modern yang efektif dan efisien secara pengolahan ruang dan desain. Prinsip arsitektur modern yang diterapkan pada perancangan mixed-use building, yaitu penerapan prinsip perancangan ruangan dan bangunan yang mengacu pada fungsinya dan menyesuaikan dengan kebutuhan atau pola aktivitas penghuni, transparansi dan bukaan yang luas, dan roof gardens.
Copyrights © 2025