Kota Surakarta telah mengembangkan berbagai aspek smart city yang mengandalkan sistem digital, namun tingkat partisipasi publik masih rendah. Penelitian ini menganalisis efektivitas kebijakan dan platform digital partisipatif seperti LaporSolo dan e-Government dalam meningkatkan keterlibatan warga. Dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif terhadap 150 responden serta wawancara mendalam dengan 10 pejabat Pemkot, ditemukan bahwa kunci keberhasilan adalah literasi digital dan keterbukaan informasi. Hasil penelitian memberikan rekomendasi strategi penguatan inovasi kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat.
Copyrights © 2025