Penelitian ini menganalisis pengaruh akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) terhadap kinerja pemerintah Desa Sekban, Kabupaten Fakfak, dengan sistem pengendalian internal sebagai variabel moderasi. Penurunan jumlah penerima BLT-DD dari 127 orang (2020–2022) menjadi 70 orang (2023) dan 50 orang (2024) mengindikasikan tantangan tata kelola. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data primer dari 44 responden penerima BLT-DD dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda serta uji moderasi menggunakan SPSS 25. Hasil menunjukkan bahwa akuntabilitas dan transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemerintah desa (R² = 0.805, p < 0.05), tetapi sistem pengendalian internal tidak signifikan memoderasi hubungan antara akuntabilitas dan kinerja (p > 0.05), meskipun signifikan untuk transparansi (p < 0.05). Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi, penyediaan saluran pengaduan, dan penambahan variabel kualitatif seperti persepsi masyarakat untuk penelitian selanjutnya.
Copyrights © 2025