Karya berjudul "Tari Kuda Lumping Lunang Pesisir Selatan dalam Fotografi Dokumenter" mengangkat eksistensi budaya etnis Jawa yang mulai bermigrasi ke Lunang sejak tahun 1981. Dalam lingkungan masyarakat yang multikultural, etnis Jawa berhasil mempertahankan dan mewariskan kearifan lokal, salah satunya melalui Tari Kuda Lumping. Tari tradisional ini memiliki nilai-nilai spiritual, simbolik, dan budaya yang mendalam. Melalui media fotografi dokumenter, pengkarya berupaya merekam keunikan tarian ini, mulai dari gerakan dinamis, ekspresi emosional, hingga suasana mistis yang mengiringinya. Karya dokumentasi visual ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pencatatan sejarah, tetapi juga sebagai media edukasi dan pelestarian budaya. Tujuan utamanya adalah memperkenalkan budaya Jawa kepada khalayak luas dan menegaskan identitas lokal di tengah arus modernisasi. Dalam proses penciptaannya, pengkarya menyusun visualisasi karya beserta deskripsi naratif yang mampu menyampaikan cerita serta makna di balik setiap foto yang ditampilkan.
Copyrights © 2025