Kabupaten Deli Serdang merupakan salah satu daerah di Sumatera Utara yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai jenis bencana seperti banjir, kebakaran, dan angin puting beliung. Untuk memastikan penanganan yang efektif, dibutuhkan keputusan yang cepat dan tepat, khususnya dalam mendistribusikan sumber daya yang terbatas. Tantangan utama yang dihadapi oleh BPBD Deli Serdang adalah belum tersedianya sistem terintegrasi yang dapat menetapkan prioritas penanganan secara objektif berdasarkan kondisi lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web yang menggabungkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). AHP digunakan untuk menentukan bobot masing-masing kriteria, sedangkan TOPSIS dimanfaatkan untuk merangking wilayah terdampak berdasarkan kedekatannya dengan solusi ideal. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed method), yaitu mengombinasikan data kuantitatif dari laporan bencana tahun 2023–2024 dengan data kualitatif hasil observasi dan wawancara. Hasil implementasi sistem menunjukkan bahwa SPK yang dirancang mampu menghasilkan peringkat prioritas dengan cepat dan akurat, sehingga membantu BPBD dalam membuat keputusan yang lebih efisien. Pengujian efektivitas memperlihatkan bahwa sistem memberikan hasil yang selaras dengan keputusan manual BPBD, dengan tingkat keakuratan sebesar 89%. Sistem ini diharapkan menjadi solusi strategis dalam memperkuat respons dan efisiensi penanganan bencana yang kompleks.
Copyrights © 2025