Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di wilayah Kota Manado, terutama pada musim hujan dan di daerah dengan kontur tanah yang curam. Minimnya sistem peringatan dini yang efektif menjadi salah satu faktor tingginya risiko korban jiwa dan kerugian materi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem peringatan dini tanah longsor berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan modul NodeMCU. Sistem ini dilengkapi dengan sensor kelembaban tanah (soil moisture), sensor kemiringan (tilt sensor), dan sensor curah hujan (rain sensor) yang secara real-time memantau kondisi lingkungan. Data yang diperoleh dikirimkan melalui koneksi Wi-Fi ke platform IoT (Thingspeak) untuk ditampilkan secara online, dan sistem juga dilengkapi dengan notifikasi peringatan melalui Telegram jika kondisi dianggap berbahaya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi perubahan kelembaban, intensitas hujan, dan pergerakan tanah dengan cukup akurat, serta mengirimkan notifikasi dalam waktu kurang dari 5 detik setelah ambang batas tercapai. Dengan sistem ini, diharapkan masyarakat di daerah rawan longsor dapat memperoleh peringatan dini secara cepat dan akurat sehingga risiko bencana dapat diminimalisasi.
Copyrights © 2025