Sektor publik, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Indonesia, harus mengalami perubahan dalam pengelolaan sumber daya manusianya sebagai akibat dari perkembangan pesat yang dibawa oleh era digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa literatur yang berkaitan dengan tiga komponen utama manajemen sumber daya manusia ASN: kompetensi digital, sistem merit, dan gaya kepemimpinan, serta hubungannya dengan pengembangan jenjang karir ASN di era digital. Dalam penelitian ini, 20 jurnal yang relevan, nasional dan internasional, dikaji secara tematik dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital ASN merupakan prasyarat penting untuk mendukung efisiensi dan kualitas layanan publik berbasis teknologi. Sebaliknya, sistem merit yang berfungsi sebagai dasar pengelolaan karir ASN masih menghadapi beberapa masalah implementasi, seperti kurangnya peraturan dan intervensi politik. Gaya kepemimpinan digital dan transformasional sangat penting untuk mengarahkan perubahan budaya dalam organisasi. Sebagai kesimpulan dari penelitian ini, sinergi antara ketiga komponen ini sangat penting untuk mewujudkan transformasi birokrasi yang berkelanjutan dan adaptif terhadap disrupsi digital.
Copyrights © 2025