Penelitian ini mengungkap bagaimana musim kemarau di Parigi Moutong mendorong petani kerang mutiara untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi lingkungan. Petani melakukan berbagai strategi adaptasi, seperti penambahan nutrisi dan pengaturan kualitas air guna menjaga kesehatan bibit kerang. Efisiensi dan keamanan dalam proses pengiriman bibit menjadi hal yang krusial, yang menuntut manajemen transportasi yang cermat untuk meminimalkan risiko kematian bibit. Selain itu, pemeliharaan kebersihan tali penopang merupakan aspek penting dalam mendukung pertumbuhan kerang mutiara secara optimal. Upaya-upaya ini mencerminkan tingkat dedikasi dan keahlian tinggi dalam praktik budidaya, sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya lokal. Budidaya kerang mutiara terbukti memberikan dampak positif yang luas, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, hingga kontribusi sosial yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya lokal secara bertanggung jawab dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keberhasilan tersebut juga menegaskan pentingnya peran dukungan pemerintah dan sektor swasta dalam pengembangan industri inovatif yang berwawasan lingkungan.
Copyrights © 2025