Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif bagaimana akuntansi Environmental, Social, and Governance (ESG) berperan dalam mendorong inovasi serta menciptakan nilai bisnis jangka panjang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus multipel, penelitian ini menelaah lima perusahaan di Indonesia dari sektor energi, manufaktur, keuangan, jasa, dan barang konsumsi. Data dikumpulkan melalui analisis laporan keberlanjutan, laporan tahunan, pengungkapan ke OJK, serta wawancara semi-terstruktur dengan manajer akuntansi, direktur keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi ESG tidak hanya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, tetapi juga menjadi katalis bagi efisiensi operasional, pengembangan produk berbasis circular economy, dan optimalisasi rantai pasok rendah karbon. Perusahaan dengan integrasi ESG yang kuat memperoleh reputasi lebih baik, kepercayaan investor lebih tinggi, serta akses lebih luas terhadap pendanaan berkelanjutan. Tingkat integrasi berbeda antar sektor, dengan energi dan manufaktur paling maju. Tantangan utama berupa praktik greenwashing, keterbatasan sistem informasi, dan kesenjangan antara strategi dan implementasi operasional. Kesimpulannya, akuntansi ESG merupakan instrumen strategis yang menyatu dengan visi jangka panjang perusahaan, berfungsi sebagai penggerak keberlanjutan sekaligus sumber keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025