Dalam dinamika bisnis global yang terus berubah, isu Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) telah mengalami pergeseran signifikan dari sekadar kewajiban normatif menjadi elemen strategis yang krusial. Secara historis, praktik akuntansi ESG kerap diposisikan sebagai alat pemenuhan regulasi pelaporan non-keuangan semata. Namun, pendekatan ini dinilai tidak lagi memadai dalam menghadapi kompleksitas tantangan dan ekspektasi pemangku kepentingan masa kini. Studi ini menyoroti pentingnya integrasi akuntansi ESG secara mendalam ke dalam kerangka strategi bisnis dan proses pengambilan keputusan organisasi. Ditemukan bahwa akuntansi ESG yang bersifat strategis slot zeus berpotensi menjadi motor penggerak inovasi, serta sarana untuk membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Tidak hanya berperan dalam mitigasi risiko lingkungan dan sosial, akuntansi ESG juga mampu menciptakan nilai tambah jangka panjang melalui peningkatan efisiensi operasional, reputasi perusahaan, serta kepercayaan investor. Dengan demikian, ESG tidak lagi dipandang sebagai biaya kepatuhan, melainkan sebagai investasi strategis yang berdampak langsung pada kinerja dan keberlanjutan perusahaan. Temuan ini menggarisbawahi perlunya pergeseran paradigma dalam memandang akuntansi ESG: dari pendekatan reaktif menuju pendekatan proaktif yang menyatu dengan visi dan tujuan jangka panjang perusahaan
Copyrights © 2025